Disney Umumkan Layanan Streaming Video ‘Disney+’

Satu saingan lagi untuk Netflix.

Pilihan

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua ponsel 5G pertama yang akan diluncurkan Honor...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji...

Disney, perusahaan hiburan dari Amerika Serikat, mengumumkan rencananya untuk meluncurkan layanan video streaming yang akan diberi nama Disney+. Layanan ini akan diluncurkan di AS pada tanggal 12 November mendatang, dan dengan harga US$6.99 (~Rp97.000) per bulan, atau US$69.99 (~Rp970.000) per tahun.

Dikutip dari laporan TechCrunch, layanan Disney+ tidak akan menampilkan iklan kepada penggunanya, di mana seluruh monetisasi akan dilakukan melalui biaya berlangganan. Disney juga mengatakan jika “mungkin” akan memberikan diskon kepada pengguna yang berlangganan Hulu, ESPN+, dan Disney+ secara bersamaan.

IKLAN

Disney, selain akan menayangkan tayangannya sendiri, juga akan menawarkan tayangan dari berbagai franchise, seperti film animasi Pixar, Star Wars, Marvel, dan National Geographic. Namun, pada saat peluncuran, hanya ada beberapa film dari franchise tersebut yang akan tersedia.

Disney mengatakan jika, pada saat peluncuran, Disney+ akan menayangkan 13 film animasi dari Disney Signature Collection, kedua trilogi pertama Star Wars, The Force Awakens, Captain Marvel, dan beberapa film Marvel lainnya. Tidak hanya itu, Disney juga akan menyediakan lebih dari 5.000 episode dari saluran TV Disney Channel, dan 100 lebih film lainnya.

Layanan Video Streaming Disney Plus
Kredit gambar: Disney

Melalui Disney+, Disney juga berencana akan memproduksi beberapa tayangan original yang berkaitan dengan film-film yang telah sebelumnya diproduksi. Salah satu tayangan yang telah dikonfirmasi adalah “Star Wars: The Mandalorian.” Selain itu, Disney, kabarnya, juga akan memproduksi tayangan original lainnya yang mengambil cerita dari franchise Marvel, dan film “Star Wars: Rogue One.”

Pengguna dapat menonton tayangan Disney+ melalui perangkat TV pintar, peramban web, tablet, ponsel, dan juga konsol gim. Pengguna Disney+ juga akan diberi opsi untuk mengatur penyajian konten, guna membatasi penayangan konten dewasa untuk anak-anak. Pengguna juga akan dapat mengunduh tayangan yang ditawarkan dengan resolusi 4K pada perangkat yang didukung.

Disney akan merilis Disney+ secara global dari waktu ke waktu untuk Amerika Utara, Eropa, Asia Pasifik, dan Amerika Latin. Perilisan diharapkan selesai pada tahun 2021 mendatang.

Diperbarui 06/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang dicadangkan dapat berupa konfigurasi dan...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer untuk OS berbayar, seperti Windows...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji coba terlebih dahulu, dan telah...