Ekstensi Windows Defender Hadir untuk Chrome dan Firefox

Penggunaan ekstensi ini masih harus melibatkan Microsoft Edge.

Pilihan

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua ponsel 5G pertama yang akan diluncurkan Honor...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji...

Minggu ini, Microsoft resmi merilis ekstensi Windows Defender untuk peramban Google Chrome dan Mozilla Firefox. Ekstensi ini, untuk sementara, tersedia melalui Windows Insider rilisan terbaru, yaitu build 18538. Kehadirannya untuk publik diharapkan dapat ditemui melalui rilisan terbaru Windows 10, dengan kode 19H1, yang kabarnya akan dirilis pada April 2019 mendatang.

Ekstensi ini sendiri merupakan hasil pemindahan dari teknologi Windows Defender Application Guard yang sebelumnya hanya tersedia di Microsoft Edge. Teknologi ini merupakan fitur keamanan Windows Defender yang relatif baru, dan tidak dikhususkan untuk individu, melainkan perusahaan.

Melalui Windows Defender Application Guard, pengguna yang berperan sebagai administrator dalam suatu jaringan perusahaan dapat membuat daftar situs web yang dipercaya. Jika pengguna yang terhubung dalam jaringan yang sama membuka situs web yang tidak ada di dalam daftar, maka teknologi ini akan membukanya melalui sesi karantina. Dengan ini, penyerang, seperti peretas, tidak memiliki celah untuk masuk ke sistem perusahaan jika situs web tersebut memberikan ancaman.

IKLAN

Ekstensi Windows Defender Hadir untuk Chrome dan Firefox
Gambar: Microsoft

Ekstensi yang dirilis Microsoft untuk peramban Chrome dan Firefox juga memliki cara kerja yang sama. Setiap kali pengguna Chrome dan Firefox mengakses situs web yang tidak ada di dalam daftar terpercaya, maka ekstensi ini akan memuat situs tersebut melalui sesi karantina di Microsoft Edge, bukan di Chrome atau Firefox. Namun, tautan apa pun yang nantinya diklik melalui sesi kuarantina akan dibuka kembali di peramban sebelumnya. Ini hanya berlaku jika tautan tersebut mengarah ke situs web yang ada di dalam daftar.

Untuk menggunakan fitur keamanan ini, administrator perusahaan harus:

  • Mengaktifkan Windows Defender Application Guard melalui Windows Defender;
  • Mengatur pengaturan isolasi jaringan untuk membuat daftar situs web terpercaya;
  • Memasang aplikasi companion dari Windows Defender Application Guard yang bisa diunduh melalui Microsoft Store;
  • Memasang ekstensi di Chrome atau Firefox yang sudah disediakan oleh Microsoft. Pengguna Chrome dapat mengunduhnya melalui tautan ini, sedangkan pengguna Firefox melalui tautan berikut.

Menyediakan ekstensi ini di peramban lain, seperti Chrome dan Firefox, mungkin adalah salah satu cara Microsoft untuk tetap bersaing. Dengan ini, Microsoft dapat mempromosikan Edge dengan memperkenalkan fitur-fiturnya yang tidak dimiliki peramban lain.

Diperbarui 06/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang dicadangkan dapat berupa konfigurasi dan...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer untuk OS berbayar, seperti Windows...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji coba terlebih dahulu, dan telah...