Google Cabut Lisensi Android dari Huawei

Huawei tidak diizinkan untuk menggunakan Android versi penuh pada ponselnya.

Pilihan

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My...

Google resmi mencabut linsensi Android dari Huawei. Ini, menurut laporan dari The Verge dan Reuters, dilakukan untuk mematuhi keputusan Commerce Department AS yang memasukkan Huawei ke dalam daftar Entity List beberapa hari lalu. Entity List merupakan daftar perusahaan yang tidak diizinkan untuk membeli teknologi dari AS tanpa persetujuan pemerintah.

Reuters melaporkan jika “Google telah menangguhkan bisnis dengan Huawei yang melibatkan perdagangan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan teknis, kecuali yang tersedia untuk umum melalui lisensi sumber terbuka.” Dengan kata lain, Huawei tidak diizinkan untuk menggunakan Android versi penuh, kecuali untuk komponen yang disediakan dengan lisensi sumber terbuka, untuk ponsel buatannya di masa mendatang.

IKLAN

Dikutip dari laporan The Verge, juru bicara Google mengatakan jika “hanya mengikuti perintah, dan sedang meninjau ulang keputusannya.” Google, dengan kata lain, memutuskan hubungannya dengan Huawei untuk patuh terhadap aturan yang ditetapkan di AS.

Pencabutan lisensi ini tidak akan berdampak pada ponsel Huawei yang sebelumnya telah dirilis dengan Android versi penuh. Dikutip dari Reuters, juru bicara Google mengonfirmasi jika layanan “Google Play dan perlindungan keamanan dari Google Play Protect akan tetap berfungsi pada perangkat Huawei yang telah tersedia.”

Salah satu jalan keluar Huawei untuk tetap memproduksi ponselnya dengan Android adalah dengan menggunakan Android Open Source Project (AOSP), namun tanpa disertai layanan dari Google, seperti Play Store, YouTube, Gmail, dll. Huawei, jika menggunakan AOSP, juga hanya dapat merilis pembaruan keamanan, yang biasanya didapat lebih lama dari biasanya.

Pembaruan 21/05/2019: Penambahan tanggapan dari Huawei.

Dikutip dari The Verge, Huawei memberikan tanggapan terkait larangan untuk menggunakan Android sepenuhnya:

“Huawei has made substantial contributions to the development and growth of Android around the world. As one of Android’s key global partners, we have worked closely with their open-source platform to develop an ecosystem that has benefitted both users and the industry.

 

Huawei will continue to provide security updates and after-sales services to all existing Huawei and Honor smartphone and tablet products; covering those that have been sold and that are still in stock globally.

 

We will continue to build a safe and sustainable software ecosystem; in order to provide the best experience for all users globally.”

Huawei, melihat dari tanggapannya, berjanji untuk tetap memberikan pembaruan keamanan untuk ponselnya yang telah diluncurkan dan tersedia secara global. Selain pembaruan, Huawei juga berjanji untuk memberikan layanan purna jual untuk pengguna ponsel buatannya.

Diperbarui 09/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN
SumberReuters

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan ini, pengguna dapat menjawab suatu...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur mendatang. Pengumuman yang...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My Neighbor Totoro. Netflix akan menambahkan...