Google Cabut Lisensi Android dari Huawei

Huawei tidak diizinkan untuk menggunakan Android versi penuh pada ponselnya.

Pilihan

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua ponsel 5G pertama yang akan diluncurkan Honor...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji...

Google resmi mencabut linsensi Android dari Huawei. Ini, menurut laporan dari The Verge dan Reuters, dilakukan untuk mematuhi keputusan Commerce Department AS yang memasukkan Huawei ke dalam daftar Entity List beberapa hari lalu. Entity List merupakan daftar perusahaan yang tidak diizinkan untuk membeli teknologi dari AS tanpa persetujuan pemerintah.

Reuters melaporkan jika “Google telah menangguhkan bisnis dengan Huawei yang melibatkan perdagangan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan teknis, kecuali yang tersedia untuk umum melalui lisensi sumber terbuka.” Dengan kata lain, Huawei tidak diizinkan untuk menggunakan Android versi penuh, kecuali untuk komponen yang disediakan dengan lisensi sumber terbuka, untuk ponsel buatannya di masa mendatang.

Dikutip dari laporan The Verge, juru bicara Google mengatakan jika “hanya mengikuti perintah, dan sedang meninjau ulang keputusannya.” Google, dengan kata lain, memutuskan hubungannya dengan Huawei untuk patuh terhadap aturan yang ditetapkan di AS.

IKLAN

Pencabutan lisensi ini tidak akan berdampak pada ponsel Huawei yang sebelumnya telah dirilis dengan Android versi penuh. Dikutip dari Reuters, juru bicara Google mengonfirmasi jika layanan “Google Play dan perlindungan keamanan dari Google Play Protect akan tetap berfungsi pada perangkat Huawei yang telah tersedia.”

Salah satu jalan keluar Huawei untuk tetap memproduksi ponselnya dengan Android adalah dengan menggunakan Android Open Source Project (AOSP), namun tanpa disertai layanan dari Google, seperti Play Store, YouTube, Gmail, dll. Huawei, jika menggunakan AOSP, juga hanya dapat merilis pembaruan keamanan, yang biasanya didapat lebih lama dari biasanya.

Pembaruan 21/05/2019: Penambahan tanggapan dari Huawei.

Dikutip dari The Verge, Huawei memberikan tanggapan terkait larangan untuk menggunakan Android sepenuhnya:

“Huawei has made substantial contributions to the development and growth of Android around the world. As one of Android’s key global partners, we have worked closely with their open-source platform to develop an ecosystem that has benefitted both users and the industry.

 

Huawei will continue to provide security updates and after-sales services to all existing Huawei and Honor smartphone and tablet products; covering those that have been sold and that are still in stock globally.

 

We will continue to build a safe and sustainable software ecosystem; in order to provide the best experience for all users globally.”

Huawei, melihat dari tanggapannya, berjanji untuk tetap memberikan pembaruan keamanan untuk ponselnya yang telah diluncurkan dan tersedia secara global. Selain pembaruan, Huawei juga berjanji untuk memberikan layanan purna jual untuk pengguna ponsel buatannya.

Diperbarui 09/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN
SumberReuters

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang dicadangkan dapat berupa konfigurasi dan...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer untuk OS berbayar, seperti Windows...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji coba terlebih dahulu, dan telah...