Google Chrome Segera Blokir Iklan Penguras Baterai

Dan yang juga menguras data.

Pilihan

Minecraft Kian Populer, Penjualan Capai 200 Juta

Microsoft mengumumkan total penjualan Minecraft kini mencapai 200 juta, dengan 126 juta pemain aktif pada setiap bulannya. Ini merupakan...

Pengertian dan Contoh Perangkat Lunak ‘Open Source’

Istilah perangkat lunak Open Source, atau perangkat lunak sumber terbuka, sudah tidak asing lagi bagi konsumen dan pengguna teknologi....

Facebook Beli Platform GIF Populer GIPHY

Facebook resmi membeli GIPHY, sebuah platform pengunggahan dan pembagian GIF yang kian populer. Facebook berencana untuk mengintegrasikan pustaka GIF GIPHY...

Saingi Zoom, Messenger Rooms Kini Tersedia Secara Global

Facebook mengumumkan jika layanan panggilan video grupnya, Messenger Rooms, telah tersedia secara global untuk semua pengguna, baik pada ponsel maupun...

Google ingin memblokir iklan berat yang menguras sumber daya dan baterai perangkat, terutama yang ditayangkan pada peramban Google Chrome. Ini dilakukan untuk membantu pengguna menghemat sumber daya, dan menghadirkan pengalaman menjelajah yang lebih baik.

Sebagian kecil dari iklan yang ditayangkan, menurut penemuan Google, dapat menggunakan banyak sumber daya perangkat, termasuk baterai dan kuota data, tanpa pengetahuan pengguna. Iklan-iklan tersebut tidak dikembangkan dengan baik, dan dapat menguras baterai, memperlambat koneksi jaringan, serta menghabiskan uang.

IKLAN

Secara teknis, Google akan membatasi sumber daya yang dapat digunakan oleh iklan tertayang, sebelum pengguna dapat berinteraksi dengannya. Ketika suatu iklan mencapai batas yang ditentukan, kerangkanya akan diarahkan ke halaman galat, seperti yang ditunjukkan pada tangkapan layar berikut:

Google Chrome Segera Blokir Iklan Penguras Baterai
Gambar: Google

Google Chrome akan menarget iklan yang paling banyak menggunakan CPU dan data jaringan. Google telah menetapkan ambang batasnya sebagai berikut: 4 MB data jaringan, 15 detik dari penggunaan CPU dalam periode 30 detik, dan 60 detik dari total penggunaan CPU.

Google menjelaskan jika ada 0,3% iklan tertayang yang melampaui ambang batas tersebut, setidaknya pada hari ketika Google mengumumkan rencana dan fitur ini. Meski terdengar sedikit, jumlah tersebut menyumbang 27% dari seluruh data yang dikonsumsi, dan 28% dari semua penggunaan CPU yang digunakan oleh iklan.

Google akan terus bereksperimen dengan fitur ini untuk beberapa bulan ke depan, dan berencana untuk merilisnya pada akhir Agustus mendatang. Pengguna, sembari menunggu, dapat menggunakan opsi Heavy Ad Intervention untuk memblokir iklan berat, yang pertama kali diluncurkan pada Chrome 80, dan dapat diaktifkan melalui bendera chrome://flags/#enable-heavy-ad-intervention.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Microsoft Rilis Pratinjau Windows Package Manager

Microsoft merilis pratinjau untuk Windows Package Manager, sebuah pengelola paket aplikasi berbasis baris...

6 Aplikasi Password Manager Terbaik untuk Android

Aplikasi password manager, atau pengelola kata sandi, merupakan salah satu aplikasi yang memiliki peran penting untuk menunjang presensi daring pengguna. Pada artikel ini, saya sudah...

Sea of Thieves Mendarat di Steam 3 Juni

Microsoft dan Rare mengumumkan jika akan merilis permainan petualangan bajak laut Sea of Thieves di toko permainan Steam pada 3 Juni mendatang. Sea of Thieves...