Google for Jobs Perkenalkan Fitur Gaji dan Lokasi

Dirilis ketika Silicon Valley mendapatkan sorotan terkait pengaruh teknologi dan otomasi terhadap perekrutan tenaga kerja.

Pilihan

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua ponsel 5G pertama yang akan diluncurkan Honor...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji...

Pada pertengahan tahun ini, Google meluncurkan layanan pencarian baru, Google for Jobs, yang dirancang khusus untuk membantu pengguna mencari lowongan pekerjaan yang diminati. Kini, layanan tersebut mendapat beberapa pembaruan, termasuk penambahan fitur gaji dan lokasi.

Setelah pembaruan ini, pengguna Google for Jobs dapat mencari pekerjaan berdasarkan lokasi, dengan jarak mulai 3 hingga 300 km. Selain itu, Google juga berusaha untuk memperoleh informasi mengenai perkiraan gaji dari setiap lowongan pekerjaan yang ada di hasil pencarian.

Untuk itu, Google akan menggunakan data yang diberikan oleh layanan atau situs pihak ketiga, seperti LinkedIn, Glassdoor, dll. Saat ini, dikutip dari CNET, ada lebih dari 85 persen daftar lowongan pekerjaan yang diindeks Google yang tidak menampilkan informasi perkiraan gaji untuk pelamar.

IKLAN

Google for Jobs Perkenalkan Fitur Gaji dan Lokasi
Gambar: Google

Google for Jobs memperkenalkan kedua fitur baru ini pada saat yang tepat. Pasalnya, menurut CNET, Silicon Valley sedang menjalani pengamatan yang semakin ketat mengenai pengaruh teknologi dan otomasi terhadap pekerjaan dan ruang lingkup kerja. Menurut Nick Zakrasek, selaku product manager Google for Jobs, Google merupakan penyebab utama di balik krisis yang terjadi sekarang. Namun, menurutnya, dampak ini tidak sepenuhnya bersifat negatif. Ada banyak usaha kecil yang telah dibantu oleh teknologi dan alat komunikasi lain untuk menjadikannya lebih baik.

Selain informasi gaji dan lokasi, Google juga memperkenalkan satu fitur lain. Pengguna kini dapat menyimpan lowongan pekerjaan yang diminati, layaknya fitur penanda di sebuah peramban, untuk dibuka kembali di lain waktu. Selain itu, Google juga memberikan opsi yang lebih fleksibel pada proses melamar pekerjaan. Jika daftar lowongan pekerjaan tersebut diterbitkan di situs web yang berbeda, pengguna kini dapat mendaftar di salah satu sesuai keinginan.

Fitur-fitur Google for Jobs yang baru, termasuk fitur gaji dan lokasi, telah diluncurkan dan dapat digunakan setelah pembaruan ini. Namun, fitur untuk menyimpan lowongan pekerjaan baru akan diluncurkan pekan depan.

Diperbarui 20/11/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN
ViaCNET

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang dicadangkan dapat berupa konfigurasi dan...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer untuk OS berbayar, seperti Windows...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji coba terlebih dahulu, dan telah...