Google Luncurkan Kacamata Pintar AR ‘Glass Enterprise 2’

Hanya dijual untuk dokter dan pekerja industri perusahaan.

Pilihan

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua ponsel 5G pertama yang akan diluncurkan Honor...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji...

Google meluncurkan perangkat kacamata pintar terbarunya, yang telah didukung teknologi Augmented Reality, Glass Enterprise 2. Kacamata pintar ini merupakan penerus dari Google Glass yang dirilis 6 tahun lalu. Sesuai dengan namanya, Glass Enterprise 2 tidak dijual untuk konsumen pada umumnya, namun untuk dokter dan perusahaan yang mempekerjakan pekerja industri.

Google Glass Enterprise 2 ditenagai dengan cip Snapdragon XR 1, dan dapat memberikan daya tahan baterai yang lebih lama dari pendahulunya. Cip ini juga diklaim dapat meningkatkan performa ketika mengerjakan tugas yang berkaitan dengan Computer Vision dan Machine Learning. Selain itu, Google juga mendukungnya dengan RAM 3 GB LPDDR4 dan ruang penyimpanan 32 GB menggunakan eMMC Flash.

Google juga telah mengganti kamera 5 MP yang ditawarkan pendahulunya dengan kamera 8 MP, namun dengan resolusi yang sama. Enterprise 2 juga dapat merekam video dengan resolusi hingga 720p. Pendahulunya, Google Glass, menggunakan layar dengan resolusi 640×360 yang dapat ditemui melalui kotak bening di depan salah satu lensa kacamata. Enterprise 2 menawarkan desain yang sama, namun dengan peningkatan spesifikasi yang belum diumumkan.

IKLAN

Google Glass Enterprise 2
Kredit gambar: Google

Google melengkapi Enterprise 2 dengan kerangka yang dipesan dari Smith Optics, yang merupakan salah satu perbedaan paling menonjol dari pendahulunya. Google juga melengkapinya dengan porta USB Type-C, dan baterai dengan kapasitas 820 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat.

Enterprise 2 juga dilengkapi dengan WiFi 802.11ac dan Bluetooth 5.0. Koneksi nirkabel ini biasanya digunakan untuk menghadirkan audio eksternal, meski telah dibekali dengan pengeras suara mono. Selain itu, Enterprise 2 juga menawarkan mikrofon untuk menjalankan perintah suara, yang dilengkapi dengan papan sentuh pada bagian sisi kerangka kacamata.

Dari sisi perangkat lunak, Enterprise 2 menjalankan Android 8.0, dan akan mendukung Android Enterprise Mobile Device Management. Dengan ini, pengembang dapat dengan mudah membangun aplikasi dan mengintegrasikannya dengan Enterprise 2 melalui API yang telah disediakan.

Peluncuran Enterprise 2 juga sekaligus menjadi pengumuman untuk memindahkan semua produksi dari perangkat kacamata pintar Google Glass, dari Divisi X ke Divisi Google AR/VR. Ini akan menampatkannya dengan proyek Daydream dan ARCore. Pemesanan perangkat Enterprise 2 sudah dapat dilakukan, dan, seperti yang telah disebutkan, hanya dijual untuk dokter atau pekerja industri dengan harga US$999.

Diperbarui 10/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang dicadangkan dapat berupa konfigurasi dan...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer untuk OS berbayar, seperti Windows...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji coba terlebih dahulu, dan telah...