Huawei dan ZTE Dilarang Bangun Jaringan 5G di Australia

Karena diduga dapat membawa ancaman keamanan nasional.

Pilihan

Windows 7 Dapatkan Satu Pembaruan Terakhir

Microsoft mengakhiri dukungannya untuk Windows 7 pada 14 Januari lalu, dan merilis sejumlah pembaruan terakhir pada tanggal yang sama....

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan...

Techland Tunda Perilisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis...

Dilaporkan oleh Reuters, pemerintah Australia telah melarang dua perusahaan teknologi besar dari Cina, Huawei dan ZTE, untuk membangun infrastruktur jaringan 5G di benua kanguru tersebut. Ini akan membuat Australia sejalan dengan Amerika Serikat, yang telah lebih dulu melarang campur tangan asing untuk membangun fasilitas jaringannya.

Huawei, melalui twit dari akun resminya, menanggapi larangan ini, dan menyatakan kekecewaannya. Huawei mengklaim jika telah turut membangun dan menyediakan jaringan nirkabel di Australia dengan aman sejak hampir 15 tahun terakhir.

IKLAN

Meskipun begitu, pemerintah Australia memiliki pendapat yang berbeda. Larangan ini datang setelah pemerintah menerbitkan pernyataan yang menjelaskan tentang panduan pembangunan infrastruktur 5G di Australia. Pernyataan ini, secara singat, menyebutkan jika campur tangan perusahaan asing dalam pembangunan jaringan dapat membawa ancaman terhadap keamanan nasional.

The government considers that the involvement of vendors who are likely to be subject to extrajudicial directions from a foreign government that conflict with Australian law, may risk failure by the carrier to adequately protect a 5G network from unauthorised access or interference.” – sebagian isi dari pernyataan tersebut.

Meskipun tidak secara langsung tertulis untuk Cina, Huawei, atau ZTE, seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada Reuters jika larangan ini secara khusus ditujukan untuk nama-nama tersebut. Australia sendiri telah mendapatkan tawaran dari Huawei untuk mengawasi perkembangan 5G di negara tersebut. Selain itu, Huawei juga menawarkan untuk menjadi pemasok peralatan jaringan, seperti menara dan stasiun pangkalan.

Menurut saya, tidak ada yang bisa disalahkan atas pengambilan keputusan ini. Di bawah undang-undang baru, perusahaan dan organisasi yang terdaftar, termasuk Huawei dan ZTE, diwajibkan untuk memberikan informasi rahasia kepada badan-badan intelijen nasional Cina ketika diminta. Ini mungkin menjadi pertimbangan negara-negara lain ketika ingin bekerja sama dengan perusahaan asal Cina dalam membangun infrastruktur teknologi.

Diperbarui 29/11/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Windows 7 Dapatkan Satu Pembaruan Terakhir

Microsoft mengakhiri dukungannya untuk Windows 7 pada 14 Januari lalu, dan merilis...

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan terakhir akan diluncurkan pada bulan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan ini, pengguna dapat menjawab suatu...

Techland Tunda Perilisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur mendatang. Pengumuman yang...