Laporan: Google Akan Rilis Layanan Streaming Musik Baru

Diharapkan dapat bersaing dengan Spotify dan Apple Music.

Pilihan

Mengenal Lisensi Windows Retail, OEM, dan Volume

Microsoft menyediakan Windows, pada kasus ini Windows 10, dengan beragam lisensi melalui kanal yang berbeda, termasuk Retail, OEM, dan...

5 Aplikasi Email Terbaik untuk Android

Email, atau surel, telah menjadi salah satu kebutuhan pokok pengguna pada era digital. Melalui artikel ini, saya ingin mengulas...

Google Maps Rayakan Ultah ke-15, Dapatkan Ikon dan Fitur Baru

Google Maps resmi berumur 15 tahun, dan untuk merayakan pencapaian ini, Google memperbaruinya dengan desain baru, ikon baru, dan sejumlah...

Netflix Kini Izinkan Penonaktifan Fitur Putar Otomatis

Netflix akhirnya mengizinkan penggunanya untuk menonaktifkan fitur putar otomatis, diumumkan hari ini melalui akun Twitter resminya. Fitur ini, menurut...

Dilaporkan oleh Bloomberg, Google ingin menghadirkan layanan streaming musik baru, yang secara internal telah dipanggil dengan sebutan YouTube Remix. Sebelumnya, sebagai salah satu perusahaan internet raksasa, Google telah terjun ke dalam bisnis yang sama dengan menghadirkan Google Play Music dan YouTube Red.

Google Play Music merupakan layanan streaming musik yang diluncurkan pada tahun 2011 lalu, sedangkan YouTube Red merupakan layanan berlangganan yang dapat menghapus iklan, dan memberikan akses terhadap sejumlah video eksklusif di YouTube. Namun, keduanya kurang populer, dan hadirnya YouTube Remix diharapkan dapat memberikan ancaman terhadap para pesaing.

IKLAN

YouTube Remix tentunya akan berbeda dengan Google Play Music dan YouTube Red. Kabarnya, layanan ini akan memadukan musik beserta video klipnya, jika tersedia. Dengan YouTube Remix, pengguna diharapkan dapat melakukan streaming musik seperti biasa, namun juga ditawarkan video klip dari musik tersebut.

Warner Music Group, menurut laporan yang sama, merupakan salah satu label rekaman terkenal yang telah menandatangani kontrak dengan YouTube Remix. Label rekaman lainnya, seperi Universal dan Sony, diperkirakan juga akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Menurut laporan yang sama, layanan YouTube Remix diharapkan untuk dirilis pada bulan Maret tahun 2018 mendatang.

Kesimpulan:

  • YouTube Remix merupakan layanan streaming terbaru dari Google, yang akan memadukan gaya streaming musik yang juga menawarkan video klipnya;
  • Label rekaman terkenal, termasuk Warner Bros, sudah menandatangani kontrak dengan YouTube Remix. Label lainnya diharapkan menyusul;
  • YouTube Remix akan dirilis pada bulan Maret 2018 mendatang.

Dengan memadukan musik dan video klipnya, YouTube Remix, jika dirilis, dapat menjadi ancaman bagi para pesaingnya, termasuk Spotify dan Apple Music. Industri layanan streaming musik juga akan lebih menarik, karena layanan yang ada juga akan menghadirkan inovasi terbaru untuk mempertahankan penggunannya.

Diperbarui 23/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Mengenal Lisensi Windows Retail, OEM, dan Volume

Microsoft menyediakan Windows, pada kasus ini Windows 10, dengan beragam lisensi melalui...

5 Aplikasi Email Terbaik untuk Android

Email, atau surel, telah menjadi salah satu kebutuhan pokok pengguna pada era digital. Melalui artikel ini, saya ingin mengulas beberapa aplikasi email terbaik untuk...

Google Maps Rayakan Ultah ke-15, Dapatkan Ikon dan Fitur Baru

Google Maps resmi berumur 15 tahun, dan untuk merayakan pencapaian ini, Google memperbaruinya dengan desain baru, ikon baru, dan sejumlah fitur baru. Google Maps, sebagai...

Netflix Kini Izinkan Penonaktifan Fitur Putar Otomatis

Netflix akhirnya mengizinkan penggunanya untuk menonaktifkan fitur putar otomatis, diumumkan hari ini melalui akun Twitter resminya. Fitur ini, menurut saya, merupakan fitur yang dapat...