Mengaktifkan ‘DNS-over-HTTPS’ di Google Chrome

Cocok bagi pengguna yang ingin meningkatkan keamanan privasi ketika sedang berselancar di internet.

Pilihan

Pengertian dan Pengaruh Penting dari Net Neutrality

Istilah Net Neutrality, atau Netralitas Net, kian populer, terutama ketika ada suatu negara yang mengisukan untuk menghapusnya. Banyak berpendapat...

Cara Mengunci Folder dengan ‘Password’ di Windows

Setiap pengguna memiliki dokumen rahasianya sendiri yang tidak seharusnya dilihat atau diakses pengguna lain. Memberikan keamanan dan perlindungan terhadap...

Kenapa Kamera Ponsel dari Jepang Tidak Dapat Dibuat ‘Silent’

Ponsel yang diproduksi untuk Jepang dibekali dengan kamera yang bunyi shutter-nya tidak dapat dibuat "silent," atau dinonaktifkan. Selain kamera,...

Cara Menggabungkan Berkas PDF Menjadi Satu

PDF, atau Protected Document Format, merupakan format berkas yang dikembangkan untuk kepentingan pertukaran dokumen digital. Format berkas ini pertama...

Google Chrome telah memiliki dukungan terhadap protokol ‘DNS-over-HTTPS’ (DoH) sejak rilisan bulan Februari tahun 2018 silam. Namun, Google tidak menyediakan antarmuka untuk mengaktifkannya, karena beberapa alasan tertentu. Melainkan, pengguna dapat melakukannya menggunakan kode perintah, atau command line, yang dapat dilakukan secara manual.

Mengaktifkan ‘DNS-over-HTTPS’ di Google Chrome

Sebelumnya, saya ingin mengulas apa itu protokol ‘DNS-over-HTTPS’ terlebih dahulu. Pada dasarnya, protokol DoH memiliki fungsi kerja yang hampir sama dengan protokol DNS pada umumnya.

Perbedaannya, ialah, protokol DNS biasa mengirim kueri tanpa menggunakan enkripsi, meskipun pengguna mengunjungi situs web dengan HTTPS. Protokol DoH, di sisi lain, mengirim permintaan kueri melalui koneksi HTTPS yang sudah dienkripsi. Selain itu, protokol DoH juga bekerja pada level aplikasi, seperti browser, bukan pada OS yang sedang digunakan.

Artikel terkaitCara Mengaktifkan ‘Mode Gelap’ di Google Chrome

Sederhananya, permintaan kueri DNS yang dikirim oleh pengguna menjadi tersembunyi dari pihak ketiga, seperti ISP. Dengan kata lain, ISP, seperti Telkomsel dkk, tidak dapat mengetahui situs apa yang sedang diakses oleh pengguna melalui browser yang sudah menggunakan protokol DoH tersebut.

Mengaktifkan protokol DoH di suatu browser bisa dibilang susah-susah gampang. Mozilla Firefox, sebagai contoh, sudah menyediakan fitur yang mudah diakses untuk mengaktifkannya. Google Chrome, di sisi lain masih mengharuskan pengguna untuk mengaktifkannya secara manual, yang dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Langkah pertama, cari jalan pintas, atau shortcut, dari Google Chrome; bisa ada di Taskbar, Desktop, Start Menu, atau di tempat lainnya.

DNS-over-HTTPS Google Chrome
Kredit gambar: Naufal H. Rabbani / Koalakontent

Langkah kedua, klik kanan pada jalan pintas tersebut, dan klik pilihan Properties.

DNS-over-HTTPS Google Chrome
Kredit gambar: Naufal H. Rabbani / Koalakontent

Lalu, pada langkah ketiga, tambahkan kode berikut pada kotak isian Target, dan klik OK untuk menyimpannya.

--enable-features="dns-over-https<DoHTrial" --force-fieldtrials="DoHTrial/Group1" --force-fieldtrial-params="DoHTrial.Group1:server/https%3A%2F%2F1.1.1.1%2Fdns-query/method/POST

Kode tersebut akan mengatur Google Chrome untuk menggunakan server DoH yang disediakan oleh Cloudflare. Pengguna dapat mengganti server tersebut jika memiliki opsi lain, atau dapat memilihnya dari daftar server DoH lain yang juga tersedia untuk publik berikut.

Di langkah keempat, pengguna perlu menjalankan Google Chrome, atau, jika masih aktif, pengguna dapat menutup dan menjalankankan ulang browser tersebut. Sedikit trivia, pengguna dapat menggunakan alamat chrome://quit untuk menutup jendela dan keluar dari Google Chrome sepenuhnya.

DNS-over-HTTPS Google Chrome
Kredit gambar: Naufal H. Rabbani / Koalakontent

Pada langkah terakhir, pengguna dapat menguji apakah protokol DoH sudah aktif. Untuk melakukannya, pengguna dapat mengunjungi halaman https://1.1.1.1/help, dan informasi tentang aktifnya protokol tersebut akan ditampilkan.

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Pengertian dan Pengaruh Penting dari Net Neutrality

Istilah Net Neutrality, atau Netralitas Net, kian populer, terutama ketika ada suatu...

Cara Mengunci Folder dengan ‘Password’ di Windows

Setiap pengguna memiliki dokumen rahasianya sendiri yang tidak seharusnya dilihat atau diakses pengguna lain. Memberikan keamanan dan perlindungan terhadap dokumen tersebut adalah hal yang...

Kenapa Kamera Ponsel dari Jepang Tidak Dapat Dibuat ‘Silent’

Ponsel yang diproduksi untuk Jepang dibekali dengan kamera yang bunyi shutter-nya tidak dapat dibuat "silent," atau dinonaktifkan. Selain kamera, bunyi ketika mengambil tangkapan layar...

Cara Menggabungkan Berkas PDF Menjadi Satu

PDF, atau Protected Document Format, merupakan format berkas yang dikembangkan untuk kepentingan pertukaran dokumen digital. Format berkas ini pertama kali dikenalkan oleh Adobe Systems...