Microsoft dan Sony Kerja Sama Bangun ‘Cloud Gaming’

Untuk menanggapi Stadia?

Pilihan

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua ponsel 5G pertama yang akan diluncurkan Honor...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji...

Microsoft dan Sony mengumumkan jalinan kerja sama untuk membangun layanan “cloud gaming” di masa mendatang. Kedua perusahaan berencana mengembangkan teknologi awan baru melalui Microsoft Azure, yang diharapkan dapat mendukung streaming gim dan konten. Melalui kerja sama ini, Sony ke depannya juga akan menggunakan Azure untuk menenagai layanan streaming gim dan konten yang telah dimiliki.

Persaingan kedua perusahaan dalam mengahirkan pengalaman bermain gim terbaik, melalui konsol Xbox dan PlayStation, telah berlangsung sejak lama. Namun, layanan streaming gim kini juga kian populer. Dengan ditenagai tekonologi awan, layanan streaming gim tidak memerlukan konsol untuk memainkan gim yang ditawarkan. Ini, menurut saya, akan menjadi ancaman bagi masa depan Xbox dan PlayStation.

Selain itu, ancaman juga datang dari Google, yang baru saja mengumumkan layanan streaming gimnya, Google Stadia. Pengguna dapat memainkan gim-gim yang ditawarkan Stadia melalui peramban Chrome, Chromecast, atau Google Pixel. Dengan dukungan nama-nama besar tersebut, Stadia diyakini memiliki peluang yang besar untuk mendominsasi pasar streaming gim.

IKLAN

Microsoft Sony Cloud Gaming-0
CEO Sony, Kenichiro Yoshida, dan CEO Microsoft, Satya Nadella. Kredit gambar: Microsoft

Kerja sama ini, menurut saya, dilakukan untuk memberikan persaingan terhadap Google Stadia atau perusahaan lainnya. “Sony selalu menjadi yang terdepan dalam hal hiburan dan teknologi, dan kolaborasi yang kami umumkan hari ini dibangun atas dasar sejarah inovasi tersebut,” kata CEO Microsoft, Satya Nadella. “Kerja sama kami membawa tenaga Azure dan Azure AI untuk Sony guna menghadirkan pengalaman bermain gim dan hiburan baru bagi pengguna.”

Microsoft dan Sony sebenarnya telah memiliki layanan streaming gimnya sendiri, yaitu xCloud dan PlayStation Now. Masih belum dipastikan bagaimana kerja sama ini akan memengaruhi keduanya. Selain itu, menurut saya, kerja sama ini mungkin akan membuka peluang untuk fitur cross-platform antara Xbox dan PlayStation di masa mendatang.

Diperbarui 09/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang dicadangkan dapat berupa konfigurasi dan...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer untuk OS berbayar, seperti Windows...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji coba terlebih dahulu, dan telah...