Microsoft dan Xiaomi Kerja Sama Hadirkan Perangkat AI

Keduanya telah menjalin hubungan sejak lama.

Pilihan

Windows 7 Dapatkan Satu Pembaruan Terakhir

Microsoft mengakhiri dukungannya untuk Windows 7 pada 14 Januari lalu, dan merilis sejumlah pembaruan terakhir pada tanggal yang sama....

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan...

Techland Tunda Perilisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis...

Setelah menandatangani MoU, Microsoft dan Xiaomi mengumumkan jika keduanya akan bekerja sama untuk menghadirkan produk dan perangkat lunak berbasis AI pada masa mendatang. Dalam kerja sama ini, Microsoft, melalui situs web resminya, merinci aspek apa saja yang akan dikolaboarasikan, seperti:

  • Dukungan awan: Xiaomi akan mengintegrasikan Microsoft Azure. Ini dilakukan untuk mendukung penyimpanan data, bandwidth, komputasi, dan layanan awan lainnya untuk digunakan Xiaomi di pasar internasional.
  • Perangkat laptop: Microsoft akan memberikan dukungannya untuk memasarkan dan mengembangkan produk laptop dari Xiaomi yang akan dijual di pasar internasional.
  • Microsoft Cortana dan Mi AI Speaker: Kedua perusahaan sedang berdiskusi untuk mengintegrasikan Cortana, asisten pintar dari Microsoft, dengan perangkat Mi AI Speaker.
  • Kolaborasi layanan AI: Microsoft dan Xiaomi ingin berkolaborasi untuk menghadirkan produk dengan dukungan AI, seperti Computer Vision, Speech, Natural Language Processing, Text Input, Conversational AI, Knowledge Graph, dan Search. Integrasi juga akan dilakukan untuk produk dan layanan Microsoft yang sebelumnya telah memiliki dukungan AI, seperti Bing, Edge, Cortana, XiaoIce, SwiftKey, Translator, Pix, Cognitive Services, dan Skype.

Microsoft dan Xiaomi telah menjalin hubungan sejak lama. Sebelumnya pada tahun 2015 lalu, Xiaomi mengumumkan jika telah menggunakan Microsoft Azure untuk menenagai layanan Mi Cloud bagi penggunanya. Pada tahun 2016, Xiaomi juga mulai menginstal Microsoft Office dan Skype pada produk ponsel pintarnya sebagai aplikasi bawaan.

IKLAN

Xiaomi, seperti diketahui, memusatkan strategi pemasaran ponsel pintarnya di Asia Pasifik. Dengan kerja sama ini, Xiaomi mungkin ingin meluaskan jangkauan pasarnya ke lebih banyak negara di Eropa dan Amerika Serikat. Hal ini tidak mustahil untuk dilakukan, mengingat laporan IPO Xiaomi terakhir yang menyebutkan jika perusahaan tersebut telah bernilai US$100 miliar.

Bagi Microsoft, menurut saya, kerja sama ini merupakan hal yang menarik. Perusahaan pengembang Windows tersebut terkenal memiliki kesusahan untuk mengembangkan bisnisnya di pasar ponsel pintar. Sebagai contoh, ambil saja Windows Phone yang gagal memikat pengguna ketika diintegrasikan dengan ponsel buatan Nokia beberapa tahun lalu.

Diperbarui 24/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Windows 7 Dapatkan Satu Pembaruan Terakhir

Microsoft mengakhiri dukungannya untuk Windows 7 pada 14 Januari lalu, dan merilis...

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan terakhir akan diluncurkan pada bulan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan ini, pengguna dapat menjawab suatu...

Techland Tunda Perilisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur mendatang. Pengumuman yang...