Mozilla dan Yahoo Saling Tuntut atas Perjanjian Mesin Pencari

"Mesin pencarimu kurang populer, dan kamu tidak membayar," vs. "yang namanya deal, ya deal."

Pilihan

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My...

Mozilla, dikutip dari blognya, menuntut Yahoo atas perjanjian penggunaan mesin pencari bawaan pada paramban Firefox. Mozilla mengakhiri kemitraannya dengan Yahoo, dan mengklaim jika kompensasi dari perjanjian tersebut belum dibayarkan.

Ini kemudian diikuti dengan tindakan Mozilla yang mengganti Yahoo dengan Google sebagai mesin pencari bawaan pada peramban Firefox versi terbaru. Mozilla melakukannya pada bulan November lalu, bersamaan dengan rilisnya Firefox Quantum.

IKLAN

Yahoo menanggapinya, dan juga mengklaim jika Mozilla berperilaku kurang profesional. Yahoo menuduh jika perjanjiannya diakhiri dengan cara yang tidak benar, yaitu dengan semenah-menah dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Mozilla kemudian mengklaim jika tindakannya sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani pada saat melakukan perjanjian. Isinya mencakup klausul yang menyatakan jika Yahoo harus terus melakukan pembayaran sampai kontrak berakhir, meski telah dicopot sebagai mesin pencari bawaan pada Firefox.

Mozilla juga ingin mengganti Yahoo sebagai mesin pencari bawaan karena perusahaan tersebut telah diakuisisi oleh Verizon pada bulan Juni lalu. Mozilla menjelaskan jika akuisisi tersebut dapat memberi dampak negatif.

Immediately following Yahoo’s acquisition, we undertook a lengthy, multi-month process to seek assurances from Yahoo and its acquirers with respect to those factors. When it became clear that continuing to use Yahoo as our default search provider would have a negative impact on all of the above, we exercised our contractual right to terminate the agreement and entered into an agreement with another provider.” – Denelle Dixon, Chief Legal and Business Officer, Mozilla.

Perjanjian antara kedua perusahaan bermula pada tahun 2014 lalu ketika Mozilla menolak tawaran dari Google, dan memilih Yahoo sebagai mesin pencari bawaan untuk Firefox. Keduanya kemudian menandatangani kontrak untuk menjalankan bisnis tersebut untuk lima tahun ke depan.

Kontrak semacam ini merupakan bisnis yang besar. Bagi Mozilla, kontrak dengan mesin pencari telah menghasilkan sebanyak US$300 juta per tahun pada beberapa tahun sebelumnya. Jumlah tersebut merupakan 90% dari keseluruhan penghasilan yang didapatkan oleh Mozilla.

Diperbarui 19/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan ini, pengguna dapat menjawab suatu...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur mendatang. Pengumuman yang...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My Neighbor Totoro. Netflix akan menambahkan...