Pengertian dan Fungsi dari Project Treble

Apa itu Project Treble?

Pilihan

Pengertian dan Pengaruh Penting dari Net Neutrality

Istilah Net Neutrality, atau Netralitas Net, kian populer, terutama ketika ada suatu negara yang mengisukan untuk menghapusnya. Banyak berpendapat...

Cara Mengunci Folder dengan ‘Password’ di Windows

Setiap pengguna memiliki dokumen rahasianya sendiri yang tidak seharusnya dilihat atau diakses pengguna lain. Memberikan keamanan dan perlindungan terhadap...

Kenapa Kamera Ponsel dari Jepang Tidak Dapat Dibuat ‘Silent’

Ponsel yang diproduksi untuk Jepang dibekali dengan kamera yang bunyi shutter-nya tidak dapat dibuat "silent," atau dinonaktifkan. Selain kamera,...

Cara Menggabungkan Berkas PDF Menjadi Satu

PDF, atau Protected Document Format, merupakan format berkas yang dikembangkan untuk kepentingan pertukaran dokumen digital. Format berkas ini pertama...

Pabrikan, seperti Samsung, Xiaomi, dan Huawei, membutuhkan waktu yang sangat lama untuk meningkatkan OS yang dipakai di ponsel Android buatannya. Untuk mengatasi hal ini, Google, selaku pengembang Android, ingin merilis modul baru yang dapat mempercepat proses pendistribusian OS terbaru di ponsel Android, yang akan diberi nama Project Treble. Modul ini, rencananya, akan didistribusikan dimulai dengan rilisnya Android Oreo.

Masalah lamanya pendistribusian versi Android terbaru telah dirasakan sejak lama. Faktanya, versi terbaru Android, ketika artikel ini ditulis, adalah Android 7.1 Nougat. Namun, per 2 Mei 2017, hanya ada 0,2% dari keseluruhan ponsel Android yang aktif menggunakannya. Versi Android yang paling populer saat ini adalah Android 6.0 Marshmallow, yang dipakai oleh 32,5% ponsel, meski telah diluncurkan sejak tahun 2015 lalu. Android 4.4 KitKat yang dirilis sejak 2013 lalu, di sisi lain, juga masih terinstal pada 18,8% perangkat aktif.

Pengertian Project Treble
Gambar: Google

Tim pengembang Android, melalui halaman blognya, berpendapat jika lamanya proses pendistribusian ini disebabkan oleh pabrikan yang harus membuat penyesuaian terhadap kodenya terlebih dahulu. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh setiap pabrikan ketika ingin meningkatkan OS Android pada ponsel buatannya:

  • Pertama, tim pengembang Android menerbitkan kode sumber terbuka untuk rilisan terbaru.
  • Kedua, pabrikan silicon yang membuat chipset, seperti Qualcomm, mendapatkan kode tersebut dan membuat penyesuaian untuk kebutuhan perangkat kerasnya.
  • Ketiga, pabrikan silicon merilis kode yang telah dimodifikasi tersebut, yang akhirnya digunakan dan dimodifikasi kembali oleh pabrikan ponsel.
  • Keempat, pabrikan ponsel bekerja sama dengan operator seluler untuk menguji dan melayakkan rilisan yang telah dimodifikasi tadi.
  • Kelima, setelah dinyatakan layak, pabrikan baru merilisnya kepada pengguna.

Apa itu Project Treble?

Fungsi utama dari modul Project Treble adalah untuk mempercepat pendistribusian versi Android terbaru oleh pabrikan. Melalui modul ini, Google ingin memisahkan Vendor Implementation yang dibuat oleh pabrikan dari framewok utama Android. Vendor Implementation, secara teknis, merupakan salah satu pekerjaan yang pertama kali dilakukan oleh pabrikan ketika ingin meningkatkan OS Android di ponsel buatannya. Ini dilakukan agar pabrikan dapat menyematkan fitur bawaan ke ponselnya sebelum dirilis. Pekerjaan ini biasanya melibatkan penyesuaian perangkat lunak dan perangkat keras di ponsel, dan menurut Google, memakan waktu yang lama.

Pengertian Project Treble
Gambar: Google

Sederhananya, bila framework Android bercampur dengan fitur bawaan yang dibuat oleh pabrikan, dengan kode yang berbeda dengan yang dibuat oleh Google, maka sebelumnya pabrikan telah menyesuaikan kodenya. Proses ini tentu memakan waktu yang tidak sebentar. Namun, jika kode inti framework Android dipisahkan dari kode fitur bawaan tersebut, maka pabrikan tidak perlu lagi melakukan penyesuaian. Yang perlu dilakukan oleh pabrikan hanyalah memperbarui kode framework untuk diterapkan di OS Android terbarunya. Ini, dipercaya Google, akan mempersingkat waktu yang dibutuhkan oleh pabrikan untuk mendistribusikan versi Android terbaru di ponsel buatannya.

Modul Project Treble sendiri, menurut saya, merupakan salah satu pembaruan yang paling penting yang pernah dirilis oleh Google. Modul ini sudah tersedia di versi Developer Preview pertama untuk Android Oreo, dan akan diimplementasikan ke semua perangkat baru yang diluncurkan dengan OS tersebut. Selain itu, ada beberapa pabrikan yang juga telah mengimplementasikan modul Project Treble untuk ponsel lama yang sebelumnya tidak dirilis dengan Android Oreo. Saya sudah merangkum daftarnya melalui artikel berikut.

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Pengertian dan Pengaruh Penting dari Net Neutrality

Istilah Net Neutrality, atau Netralitas Net, kian populer, terutama ketika ada suatu...

Cara Mengunci Folder dengan ‘Password’ di Windows

Setiap pengguna memiliki dokumen rahasianya sendiri yang tidak seharusnya dilihat atau diakses pengguna lain. Memberikan keamanan dan perlindungan terhadap dokumen tersebut adalah hal yang...

Kenapa Kamera Ponsel dari Jepang Tidak Dapat Dibuat ‘Silent’

Ponsel yang diproduksi untuk Jepang dibekali dengan kamera yang bunyi shutter-nya tidak dapat dibuat "silent," atau dinonaktifkan. Selain kamera, bunyi ketika mengambil tangkapan layar...

Cara Menggabungkan Berkas PDF Menjadi Satu

PDF, atau Protected Document Format, merupakan format berkas yang dikembangkan untuk kepentingan pertukaran dokumen digital. Format berkas ini pertama kali dikenalkan oleh Adobe Systems...