Polisi di Cina Akan Dibekali Kacamata ‘Facial Recognition’

Untuk "mengawasi" masyarakat.

Pilihan

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My...

Polisi di Cina bakal dibekali dengan kacamata pintar yang akan dilengkapi dengan teknologi Facial Recognition. Menurut laporan media lokal, pemakaian kacamata ini sedang diuji di salah satu stasiun kereta api di Zhengzhou.

Ini dilakukan untuk mengawasi masyarakat, khususnya wisatawan, selama musim migrasi pada perayaan Tahun Baru Imlek mendatang. Perayaan ini merupakan salah satu hari terpadat dan tersibuk di Cina, dan sering digambarkan sebagai perayaan migrasi terbesar di dunia.

IKLAN

Meurut laporan yang sama, kacamata Facial Recognition telah membantu dalam penangkapan tujuh tersangka yang sedang dicari dan terlibat kasus besar di Cina. Kacamata tersebut juga telah membantu polisi di Cina menangkap 26 orang yang melakukan perjalanan dengan identitas palsu.

Polisi di Cina Akan Dibekali Kacamata 'Facial Recognition'
Foto: txnjphoto / qq.com

The Wall Street Journal melaporkan jika kacamata Facial Recognition yang dipakai dikembangkan oleh LLVision Technology Co. Beijing. Wu Fei, selaku Kepala Eksektutif perusahaan, mengatakan jika LLVision bekerja sama dengan polisi setempat untuk mengembangkan teknologinya sesuai dengan yang dibutuhkan.

LLVision telah menguji kacamatanya menggunakan basis data. Hasilnya menunjukkan jika kacamata tersebut dapat mengenali setiap individu dari 10.000 tersangka hanya dalam 100 milidetik. Namun, LLVision menjelaskan jika tingkat akurasinya pada kehidupan nyata dapat berbeda karena faktor lingkungan.

Cara kerja kacamata ini didukung dengan ponsel yang telah terhubung dengannya. Setiap individu yang terdeteksi melalui teknologi Facial Recognition akan ditampilkan pada layar ponsel. Data yang ditampilkan dari setiap individu mungkin akan diambil dari basis data yang telah disediakan oleh pemerintah setempat.

Kacamata ini merupakan inovasi terbaru dalam pengembangan teknologi untuk sektor keamanan di Cina. Dalam beberapa tahun terakhir, Cina telah menuangkan berbagai inovasi, dan dilaporkan telah mengembangkan teknologi AI untuk mengidentifikasi dan “mengikuti” seorang individu ketika berada di kota.

Cina juga diperkirakan akan memiliki lebih dari 600 juta kamera CCTV pada tahun 2020 mendatang. Selain dilengkapi teknologi Facial Recognition, kamera CCTV tersebut kabarnya juga akan dilengkapi dengan teknologi Gait Recognition, yang dapat digunakan untuk mengidintifikasi individu berdasarkan gaya berjalannya.

Diperbarui 24/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan ini, pengguna dapat menjawab suatu...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur mendatang. Pengumuman yang...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My Neighbor Totoro. Netflix akan menambahkan...