Stadia: Layanan Streaming Gim dari Google

Dengan Google Stadia, pengguna dapat memainkan game layaknya menonton video di YouTube.

Pilihan

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My...

Pada acara Google Developer Conference kemarin, Google mengumumkan Stadia, sebuah layanan streaming baru berbasis awan, seperti YouTube, namun untuk memainkan gim tanpa proses pengunduhan dan instalasi. Rencana peluncuran layanan ini telah didemonstrasikan sejak tahun lalu melalui Project Stream dan pada saat peluncuran gim Assassin’s Creed: Odyssey.

Google akan menggunakan pusat datanya untuk menampung gim-gim yang akan ditawarkan Stadia. Setelah diluncurkan, Google juga akan menambahkan integrasinya untuk YouTube dengan menambahkan tombol “Play Now,” atau “Mainkan Sakarang.” Dengan ini, pengguna diharapkan dapat memainkan sebuah gim langsung setelah menonton cuplikan video dari gim tersebut.

Perangkat yang Didukung

IKLAN

Pengguna dapat memainkan gim melalui Google Stadia dengan perangkat apapun yang mumpuni, seperti desktop, laptop, tablet, dan ponsel. Selain itu, pengguna juga dapat berpindah perangkat ketika sedang bermain, baik itu dari ponsel ke TV (melalui Chromecast) atau langsung ke desktop. Proses transisi dari satu perangkat ke perangkat lain juga hampir tidak akan terasa, yang membuat pengalaman bermain akan tambah mengesankan.

Stadia: Layanan Streaming Gim dari Google
Gambar: Google

Meskipun pengguna dapat menggunakan kontroler apapun untuk memainkan gim melalui Stadia, Google juga memperkenalkan sebuah kontroler yang dirancang khusus untuk layanan streaming gim ini. Google mengklaim kontrolernya akan memberikan pengalaman terbaik untuk menjalankan Stadia. Kontroler ini kabarnya akan terhubung ke pusat data Google melalui Wi-Fi, bukan ke perangkat yang digunakan pengguna. Oleh karena itu, pengguna dapat menggunakan kontroler yang sama di perangkat yang berbeda, tanpa perlu menghubungkan dan menyetelnya lagi.

Kinerja dan Dukungan

Stadia akan didukung oleh pusat data Google, yang terkenal memiliki koneksi stabil dan cepat. Dengan ini, pengguna tidak memerlukan komputer atau perangkat yang canggih untuk mendapatkan hasil yang maksimal ketika bermain gim.

Tahun lalu, Project Stream hanya memungkinkan streaming dengan resolusi hingga 1080p dengan 60Fps. Stadia, yang teknologinya sudah lebih canggih, akan dapat melakukan streaming gim dengan resolusi hingga 4K dan dukungan HDR pada 60FPS.

Karena berbasis awan, Stadia memiliki tenaga yang lebih kuat untuk menjalankan gim, jika dibandingkan dengan konsol. Google mengklaim jika satu permintaan, seperti untuk proses GPU, memiliki kekuatan yang lebih dari yang ditawarkan Xbox One X dan PlayStation 4 Pro. Google juga menambahkan jika beberapa permintaan dapat dijalankan secara bersamaan untuk meningkatkan kualitas visual, serta untuk memberikan pengalaman permainan antar pengguna yang baik tanpa memengaruhi kinerja streaming.

Google Stadia juga sudah mendukung Unreal Engine 4. Selain itu, untuk ketersediaan judul gim, beberapa sudah dipastikan akan hadir. Untuk sementara, salah satunya adalah Eternal Doom. Gim ini nantinya akan dapat berjalan di layar dengan resolusi 4K dan dukungan HDR pada 60Fps.

Selain itu, Google juga akan menambahkan integrasi Google Assistant, yang dapat diakses melalui tombol khusus pada kontroler Stadia. Google Assistant nantinya akan memberikan tutorial guna membantu pengguna menyelesaikan misi dari suatu gim, tanpa harus membuka YouTube atau situs lainnya.

Ketersediaan

Melalui artikel blognya, Google mengatakan jika Stadia akan dirilis tahun ini, namun dengan tanggal yang belum dipastikan. Google juga belum mengumumkan harga yang akan dibanderol untuk menikmati layanan ini. Stadia juga akan dirilis pertama kali di Amerika Serikat, Kanada, Inggris dan sebagian besar negara-negara Eropa lainnya. Perlisan layanan ini di kawasan Asia, termasuk Indonesia, juga masih belum ditentukan.

TL;DR Stadia: Stadia bukanlah sebuah konsol, melainkan sebuah layanan. Stadia ditujukan untuk memudahkan pengguna menikmati gim favorit dengan melakukan streaming melalui perangkat apa pun, layaknya menonton video di YouTube. Dengan kata lain, pengguna hanya memerlukan koneksi internet yang kencang dan stabil, serta perangkat yang dapat melakukan streaming. Stadia juga tidak memerlukan proses pengunduhan dan instalasi.

Diperbarui 29/11/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan ini, pengguna dapat menjawab suatu...

Techland Tunda Perlisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur mendatang. Pengumuman yang...

Netflix Segera Hadirkan Film Anime dari Studio Ghibli

Netflix telah mendapatkan hak untuk menayangkan 21 film anime dari Studio Ghibli, termasuk Spirited Away, Princess Mononoke, dan My Neighbor Totoro. Netflix akan menambahkan...