Steam Hapus Bitcoin dari Sistem Pembayarannya

Karena biaya tambahannya naik dan nilai tukarnya tidak stabil.

Pilihan

5 Aplikasi Email Terbaik untuk Android

Email, atau surel, telah menjadi salah satu kebutuhan pokok pengguna pada era digital. Melalui artikel ini, saya ingin mengulas...

Google Maps Rayakan Ultah ke-15, Dapatkan Ikon dan Fitur Baru

Google Maps resmi berumur 15 tahun, dan untuk merayakan pencapaian ini, Google memperbaruinya dengan desain baru, ikon baru, dan sejumlah...

Netflix Kini Izinkan Penonaktifan Fitur Putar Otomatis

Netflix akhirnya mengizinkan penggunanya untuk menonaktifkan fitur putar otomatis, diumumkan hari ini melalui akun Twitter resminya. Fitur ini, menurut...

Chrome Segera Blokir Iklan Mengganggu pada Video

Google hari ini mengumumkan jika bakal menerapkan peraturan baru pada sejumlah produknya, termasuk Chrome, YouTube, dan platform periklanannya (AdSense dan...

Valve mengumumkan jika telah menghapus Bitcoin dari sistem pembayaran di toko gimnya, Steam. Ini dilakukan karena naiknya biaya tambahan yang harus dibayarkan oleh setiap pengguna ketika melakukan transaksi menggunakan mata uang kripto tersebut.

Biaya tambahan yang harus dibayarkan naik drastis menjadi US$20. Sebelumnya, biaya tambahan yang harus dibayarkan pengguna hanya sebesar US$0.2. Biaya tambahan ketika bertransaksi menggunakan kartu kredit Visa atau MasterCard, jika dibandingkan, hanya berjumlah tak lebih dari US$2.

IKLAN

In the past few months we’ve seen an increase in the volatility in the value of Bitcoin and a significant increase in the fees to process transactions on the Bitcoin network. For example, transaction fees that are charged to the customer by the Bitcoin network have skyrocketed this year, topping out at close to $20 a transaction last week — compared to roughly 20 cents when we initially enabled Bitcoin.” – Kurtis Chinn, Representative, Valve.

Valve tidak memiliki kuasa terhadap biaya tambahan yang harus dibebankan, termasuk ketika mengalami kenaikan, yang dapat merugikan penggunanya. Selain itu, biaya tambahan tersebut dapat menjadi masalah yang lebih besar ketika nilai tukar Bitcoin menurun dengan drastis.

Unfortunately, Valve has no control over the amount of the fee. These fees result in unreasonably high costs for purchasing games when paying with Bitcoin. The high transaction fees cause even greater problems when the value of Bitcoin itself drops dramatically. – Chinn.

Penghapusan Bitcoin dari sistem pembayaran di Steam hanya dilakukan untuk saat ini saja. Valve menjelaskan jika dapat mengubah pikirannya dan kembali menghadirkan Bitcoin sebagai sistem pembayaran di Steam pada masa mendatang.

Valve menambahkan Bitcoin sebagai sistem pembayaran alternatif di Steam pada bulan April 2016 lalu. Ini didukung dengan tingginya popularitas dari mata uang kripto tersebut, serta nilai tukarnya yang terus meningkat dan menjanjikan, meski tidak selalu stabil.

Nilai tukar Bitcoin sendiri, baru-baru ini, telah banyak mengalami perubahan. Selama satu minggu terakhir, 1 Bitcoin dihargai US$13,000, naik US$9,500 dari minggu sebelumnya. Beberapa bulan yang lalu, di sisi lain, nilai tukar untuk 1 Bitcoin dihargai US$9,000, turun US$2,000 dari yang sebelumnya US$11,000.

Diperbarui 19/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Email Terbaik untuk Android

Email, atau surel, telah menjadi salah satu kebutuhan pokok pengguna pada era...

Google Maps Rayakan Ultah ke-15, Dapatkan Ikon dan Fitur Baru

Google Maps resmi berumur 15 tahun, dan untuk merayakan pencapaian ini, Google memperbaruinya dengan desain baru, ikon baru, dan sejumlah fitur baru. Google Maps, sebagai...

Netflix Kini Izinkan Penonaktifan Fitur Putar Otomatis

Netflix akhirnya mengizinkan penggunanya untuk menonaktifkan fitur putar otomatis, diumumkan hari ini melalui akun Twitter resminya. Fitur ini, menurut saya, merupakan fitur yang dapat...

Chrome Segera Blokir Iklan Mengganggu pada Video

Google hari ini mengumumkan jika bakal menerapkan peraturan baru pada sejumlah produknya, termasuk Chrome, YouTube, dan platform periklanannya (AdSense dan DoubleClick), guna memblokir iklan yang...