Tampung Data iCloud, Apple Gunakan Google Cloud

Termasuk data kontak, kalender, foto, video, dan dokumen lainnya.

Pilihan

Minecraft Kian Populer, Penjualan Capai 200 Juta

Microsoft mengumumkan total penjualan Minecraft kini mencapai 200 juta, dengan 126 juta pemain aktif pada setiap bulannya. Ini merupakan...

Pengertian dan Contoh Perangkat Lunak ‘Open Source’

Istilah perangkat lunak Open Source, atau perangkat lunak sumber terbuka, sudah tidak asing lagi bagi konsumen dan pengguna teknologi....

Facebook Beli Platform GIF Populer GIPHY

Facebook resmi membeli GIPHY, sebuah platform pengunggahan dan pembagian GIF yang kian populer. Facebook berencana untuk mengintegrasikan pustaka GIF GIPHY...

Saingi Zoom, Messenger Rooms Kini Tersedia Secara Global

Facebook mengumumkan jika layanan panggilan video grupnya, Messenger Rooms, telah tersedia secara global untuk semua pengguna, baik pada ponsel maupun...

Dilaporkan CNBC, Apple menggunakan layanan Google Cloud untuk menampung data iCloud penggunanya. Apple mengonfirmasi laporan tersebut melalui dokumen iOS Security Guide yang baru saja dirilis. iOS Security Guide sendiri merupakan dokumen untuk menjelaskan tentang keamanan iOS dan privasi penggunanya.

iCloud merupakan layanan penyimpanan awan yang ditawarkan Apple untuk penggunanya. Layanan ini kerap digunakan untuk menyimpan dokumen, foto, kontak, dan dokumen penting lainnya.

IKLAN

Apple, untuk menampung data tersebut, membutuhkan jasa dari perusahaan lain. Ini dilakukan karena pemeliharaan data dengan jumlah yang banyak memerlukan ruang penyimpanan yang besar dan komputasi yang mumpuni. Google Cloud, dalam kasus ini, memiliki server yang dapat melakukan tugas tersebut.

Sebelumnya, Apple juga telah menggunakan layanan Amazon Web Services dan Microsoft Azure. Kini, seperti yang telah disebutkan pada dokumen iOS Security Guide yang baru, selain Google Cloud, Apple juga menggunakan layanan AWS S3 guna menampung data iCloud tersebut.

Data iCloud pengguna yang ditampung menggunakan Google Cloud termasuk kontak, kalender, foto, video, dan dokumen lainnya. Apple menyebutkan jika Google tidak dapat mengakses data tersebut, yang telah dienkripsi dengan keamanan AES-128 menggunakan kunci SHA-256.

Pada dokumen iOS Security Guide yang baru saja dirilis, Apple tidak menyebutkan jika Google Cloud digunakan untuk keperluan lainnya, selain untuk menyimpan data pengguna. Dokumen tersebut juga tidak menyebutkan kapan Apple mulai menggunakan layanan Google Cloud.

Selain Apple, perusahaan lainnya yang menggunakan layanan Google Cloud ialah Kroger, PayPal, Snap, dan Spotify.

IKLAN

Diperbarui 26/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN
ViaCNBC

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Microsoft Rilis Pratinjau Windows Package Manager

Microsoft merilis pratinjau untuk Windows Package Manager, sebuah pengelola paket aplikasi berbasis baris...

6 Aplikasi Password Manager Terbaik untuk Android

Aplikasi password manager, atau pengelola kata sandi, merupakan salah satu aplikasi yang memiliki peran penting untuk menunjang presensi daring pengguna. Pada artikel ini, saya sudah...

Sea of Thieves Mendarat di Steam 3 Juni

Microsoft dan Rare mengumumkan jika akan merilis permainan petualangan bajak laut Sea of Thieves di toko permainan Steam pada 3 Juni mendatang. Sea of Thieves...