Tampung Data iCloud, Apple Gunakan Google Cloud

Termasuk data kontak, kalender, foto, video, dan dokumen lainnya.

Pilihan

5 Aplikasi Email Terbaik untuk Android

Email, atau surel, telah menjadi salah satu kebutuhan pokok pengguna pada era digital. Melalui artikel ini, saya ingin mengulas...

Google Maps Rayakan Ultah ke-15, Dapatkan Ikon dan Fitur Baru

Google Maps resmi berumur 15 tahun, dan untuk merayakan pencapaian ini, Google memperbaruinya dengan desain baru, ikon baru, dan sejumlah...

Netflix Kini Izinkan Penonaktifan Fitur Putar Otomatis

Netflix akhirnya mengizinkan penggunanya untuk menonaktifkan fitur putar otomatis, diumumkan hari ini melalui akun Twitter resminya. Fitur ini, menurut...

Chrome Segera Blokir Iklan Mengganggu pada Video

Google hari ini mengumumkan jika bakal menerapkan peraturan baru pada sejumlah produknya, termasuk Chrome, YouTube, dan platform periklanannya (AdSense dan...

Dilaporkan CNBC, Apple menggunakan layanan Google Cloud untuk menampung data iCloud penggunanya. Apple mengonfirmasi laporan tersebut melalui dokumen iOS Security Guide yang baru saja dirilis. iOS Security Guide sendiri merupakan dokumen untuk menjelaskan tentang keamanan iOS dan privasi penggunanya.

iCloud merupakan layanan penyimpanan awan yang ditawarkan Apple untuk penggunanya. Layanan ini kerap digunakan untuk menyimpan dokumen, foto, kontak, dan dokumen penting lainnya.

IKLAN

Apple, untuk menampung data tersebut, membutuhkan jasa dari perusahaan lain. Ini dilakukan karena pemeliharaan data dengan jumlah yang banyak memerlukan ruang penyimpanan yang besar dan komputasi yang mumpuni. Google Cloud, dalam kasus ini, memiliki server yang dapat melakukan tugas tersebut.

Sebelumnya, Apple juga telah menggunakan layanan Amazon Web Services dan Microsoft Azure. Kini, seperti yang telah disebutkan pada dokumen iOS Security Guide yang baru, selain Google Cloud, Apple juga menggunakan layanan AWS S3 guna menampung data iCloud tersebut.

Data iCloud pengguna yang ditampung menggunakan Google Cloud termasuk kontak, kalender, foto, video, dan dokumen lainnya. Apple menyebutkan jika Google tidak dapat mengakses data tersebut, yang telah dienkripsi dengan keamanan AES-128 menggunakan kunci SHA-256.

Pada dokumen iOS Security Guide yang baru saja dirilis, Apple tidak menyebutkan jika Google Cloud digunakan untuk keperluan lainnya, selain untuk menyimpan data pengguna. Dokumen tersebut juga tidak menyebutkan kapan Apple mulai menggunakan layanan Google Cloud.

Selain Apple, perusahaan lainnya yang menggunakan layanan Google Cloud ialah Kroger, PayPal, Snap, dan Spotify.

Diperbarui 26/12/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN
ViaCNBC

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

5 Aplikasi Email Terbaik untuk Android

Email, atau surel, telah menjadi salah satu kebutuhan pokok pengguna pada era...

Google Maps Rayakan Ultah ke-15, Dapatkan Ikon dan Fitur Baru

Google Maps resmi berumur 15 tahun, dan untuk merayakan pencapaian ini, Google memperbaruinya dengan desain baru, ikon baru, dan sejumlah fitur baru. Google Maps, sebagai...

Netflix Kini Izinkan Penonaktifan Fitur Putar Otomatis

Netflix akhirnya mengizinkan penggunanya untuk menonaktifkan fitur putar otomatis, diumumkan hari ini melalui akun Twitter resminya. Fitur ini, menurut saya, merupakan fitur yang dapat...

Chrome Segera Blokir Iklan Mengganggu pada Video

Google hari ini mengumumkan jika bakal menerapkan peraturan baru pada sejumlah produknya, termasuk Chrome, YouTube, dan platform periklanannya (AdSense dan DoubleClick), guna memblokir iklan yang...