Telegram Perkenalkan Fitur ‘Passport’ untuk Verifikasi Daring

Telah tersedia melalui Telegram v4.9.

Pilihan

Minecraft Kian Populer, Penjualan Capai 200 Juta

Microsoft mengumumkan total penjualan Minecraft kini mencapai 200 juta, dengan 126 juta pemain aktif pada setiap bulannya. Ini merupakan...

Pengertian dan Contoh Perangkat Lunak ‘Open Source’

Istilah perangkat lunak Open Source, atau perangkat lunak sumber terbuka, sudah tidak asing lagi bagi konsumen dan pengguna teknologi....

Facebook Beli Platform GIF Populer GIPHY

Facebook resmi membeli GIPHY, sebuah platform pengunggahan dan pembagian GIF yang kian populer. Facebook berencana untuk mengintegrasikan pustaka GIF GIPHY...

Saingi Zoom, Messenger Rooms Kini Tersedia Secara Global

Facebook mengumumkan jika layanan panggilan video grupnya, Messenger Rooms, telah tersedia secara global untuk semua pengguna, baik pada ponsel maupun...

Telegram baru saja memperkenalkan fitur Passport untuk memudahkan pengguna memverifikasi identitasnya. Secara teknis, Passport akan menyimpan identitas pengguna, seperti kartu ID, paspor, atau dokumen lainnya, untuk kemudian digunakan ketika mendaftar ke layanan atau web yang membutuhkannya.

Telegram menargetkan pengguna untuk menggunakan Passport ketika mendaftar di layanan keuangan atau ICO, yang cenderung membutuhkan dokumen penunjuk identitas asli pengguna. Passport, yang telah berisi dokumen asli pengguna, nantinya akan bertindak sebagai pengganti identitas asli. Ini bertujuan agar pengguna tidak perlu lagi mengunggah dokumen ketika ingin mendaftar di suatu layanan.

IKLAN

Telegram Memperkenalkan Fitur Passport

Meskipun membuat proses masuk atau pendaftaran menjadi lebih mudah dan praktis, Passport juga membawa kekhawatiran. Dengan meningkatnya serangan siber dan pelanggaran privasi, mengunggah dokumen penunjuk identitas asli ke suau layanan, termasuk Telegram, merupakan hal yang dapat mereseahkan.

Menanggapi hal ini, Telegram mengatakan jika data yang diungguh pengguna akan diamankan dengan enkripsi end-to-end, dan dengan kata sandi yang hanya diketahui oleh pengguna. Artinya, Telegram dan pihak ketiga tidak akan dapat melihat isi dari data tersebut. Dengan ini, data pengguna yang diunggah ke Telegram akan bersifat rahasia.

Selain itu, karena Passport merupakan fitur baru, pengembang juga perlu mengintegrasikannya ke layanan mereka terlebih dahulu sebelum dapat digunakan. Untuk saat ini, ePayments.com, layanan pembayaran daring, merupakan satu-satunya layanan yang mendukung Passport. Namun, bagi pengguna yang ingin mencobanya, Telegram telah menyediakan laman khusus yang dapat diakses melalui tautan berikut.

Passport hadir di versi terbaru, yaitu Telegram v4.9. Pengguna yang telah memperbarui aplikasinya dapat mengakses fitur ini melalui Settings > Privacy & Security > Telegram Passport.

IKLAN

Diperbarui 23/11/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Microsoft Rilis Pratinjau Windows Package Manager

Microsoft merilis pratinjau untuk Windows Package Manager, sebuah pengelola paket aplikasi berbasis baris...

6 Aplikasi Password Manager Terbaik untuk Android

Aplikasi password manager, atau pengelola kata sandi, merupakan salah satu aplikasi yang memiliki peran penting untuk menunjang presensi daring pengguna. Pada artikel ini, saya sudah...

Sea of Thieves Mendarat di Steam 3 Juni

Microsoft dan Rare mengumumkan jika akan merilis permainan petualangan bajak laut Sea of Thieves di toko permainan Steam pada 3 Juni mendatang. Sea of Thieves...