Telegram Perkenalkan Fitur ‘Passport’ untuk Verifikasi Daring

Telah tersedia melalui Telegram v4.9.

Pilihan

Windows 7 Dapatkan Satu Pembaruan Terakhir

Microsoft mengakhiri dukungannya untuk Windows 7 pada 14 Januari lalu, dan merilis sejumlah pembaruan terakhir pada tanggal yang sama....

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan...

Techland Tunda Perilisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis...

Telegram baru saja memperkenalkan fitur Passport untuk memudahkan pengguna memverifikasi identitasnya. Secara teknis, Passport akan menyimpan identitas pengguna, seperti kartu ID, paspor, atau dokumen lainnya, untuk kemudian digunakan ketika mendaftar ke layanan atau web yang membutuhkannya.

Telegram menargetkan pengguna untuk menggunakan Passport ketika mendaftar di layanan keuangan atau ICO, yang cenderung membutuhkan dokumen penunjuk identitas asli pengguna. Passport, yang telah berisi dokumen asli pengguna, nantinya akan bertindak sebagai pengganti identitas asli. Ini bertujuan agar pengguna tidak perlu lagi mengunggah dokumen ketika ingin mendaftar di suatu layanan.

IKLAN

Telegram Memperkenalkan Fitur Passport

Meskipun membuat proses masuk atau pendaftaran menjadi lebih mudah dan praktis, Passport juga membawa kekhawatiran. Dengan meningkatnya serangan siber dan pelanggaran privasi, mengunggah dokumen penunjuk identitas asli ke suau layanan, termasuk Telegram, merupakan hal yang dapat mereseahkan.

Menanggapi hal ini, Telegram mengatakan jika data yang diungguh pengguna akan diamankan dengan enkripsi end-to-end, dan dengan kata sandi yang hanya diketahui oleh pengguna. Artinya, Telegram dan pihak ketiga tidak akan dapat melihat isi dari data tersebut. Dengan ini, data pengguna yang diunggah ke Telegram akan bersifat rahasia.

Selain itu, karena Passport merupakan fitur baru, pengembang juga perlu mengintegrasikannya ke layanan mereka terlebih dahulu sebelum dapat digunakan. Untuk saat ini, ePayments.com, layanan pembayaran daring, merupakan satu-satunya layanan yang mendukung Passport. Namun, bagi pengguna yang ingin mencobanya, Telegram telah menyediakan laman khusus yang dapat diakses melalui tautan berikut.

Passport hadir di versi terbaru, yaitu Telegram v4.9. Pengguna yang telah memperbarui aplikasinya dapat mengakses fitur ini melalui Settings > Privacy & Security > Telegram Passport.

Diperbarui 23/11/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Windows 7 Dapatkan Satu Pembaruan Terakhir

Microsoft mengakhiri dukungannya untuk Windows 7 pada 14 Januari lalu, dan merilis...

Rocket League Hentikan Dukungan untuk macOS dan Linux

Psyonix hari ini mengumumkan jika akan menghentikan dukungan untuk gim populernya, Rocket League, pada platform macOS dan Linux. Pembaruan terakhir akan diluncurkan pada bulan...

DM Twitter Dapatkan Fitur Reaksi Emoji

Pengguna Twitter kini dapat memberikan reaksi emoji pada pesan yang diterima melalui DM, menurut pengumuman yang diterbitkan oleh perusahaan. Dengan ini, pengguna dapat menjawab suatu...

Techland Tunda Perilisan Gim ‘Dying Light 2’

Techland mengumumkan jika akan menunda perilisan gim terbarunya, Dying Light 2. Gim ini, sebagai informasi, pertama kali dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur mendatang. Pengumuman yang...