8 Tips Hemat Kuota Data di Android

Karena kuota adalah harta yang sangat berharga dan sering terlupakan.

Pilihan

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua ponsel 5G pertama yang akan diluncurkan Honor...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji...

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pengguna Android yang mengeluh tentang penggunaan mobile data yang melunjak. Hal tersebut terjadi karena banyaknya jumlah aplikasi yang mengonsumsi kuota data, serta pembaruan aplikasi dan OS yang tidak perlu.  Kuota banyak tersedot ketika melakukan streaming video, atau ketika membuka aplikasi media sosial; seperti Facebook dan Instagram. Oleh karena itu, saya ingin memberikan beberapa tips hemat kuota di Android yang telah saya praktekkan sendiri.

8 Tips Hemat Kuota Data di Android

1. Memberikan Limit untuk Penggunaan Data di Pengaturan

Menetapkan limit penggunaan data bulanan di pengaturan adalah hal termudah yang dapat kita lakukan untuk menghindari penggunaan data dalam jumlah lebih banyak tanpa sepengetahuan kita. Untuk melakukannya, masuk ke menu Pengaturan: Koneksi > Penggunaan data > Siklus tagihan dan prngtn data > Peringatan data.

Memberikan Limit untuk Penggunaan Data di Pengaturan

IKLAN

Dari sana, kita dapat mengatur jumlah maksimum data yang ingin kita gunakan dalam sebulan. Selain itu, dalam menu tersebut, kita juga dapat menon-aktifkan data secara otomatis ketika batas penggunaan data telah tercapai.

2. Membatasi Penggunaan Data dari Aplikasi Yang Berjalan di Latar Belakang

Terkadang ada beberapa aplikasi yang tetap mengkonsumsi kuota data meski ponsel kita tidak sedang digunakan. Data latar belakang yang digunakan aplikasi membantu agar aplikasi tersebut tetap terhubung ke internet, baik saat melakukan multi-tasking atau saat layar ponsel dimatikan. Jadi, kita akan tetap menerima notifikasi dari aplikasi tersebut.

Membatasi Penggunaan Data dari Aplikasi Yang Berjalan di Latar Belakang

Namun, tidak semua aplikasi memerlukan data latar belakang. Maka dari itu, salah satu tips hemat kuota di Android kali ini adalah dengan menon-aktifkan data latar belakang dari aplikasi tersebut.

Kita cukup masuk ke menu Pengaturan: Koneksi > Penggunaan data > Penggunaan data seluler, untuk melihat aplikasi mana yang paling banyak mengonsumsi data kita.

 

Membatasi Penggunaan Data dari Aplikasi Yang Berjalan di Latar Belakang 2

Setelah itu, pilih aplikasi mana yang perlu kita non-aktifkan. Kita nantinya akan dihadapkan dengan statistik data yang dikonsumsi dari aplikasi tersebut. Ada latar depan, yaitu data yang digunakan saat aplikasi terbuka. Ada juga data latar belakang, data yang digunakan saat aplikasi tidak sedang berjalan.

Jika dirasa aplikasi tersebut mengonsumsi terlalu banyak data di latar belakang, kita perlu mematikannya. Hapus centang ‘Izinkan penggunaan data latar blkg’, dan aplikasi tersebut sudah tidak lagi akan mengonsumsi data latar belakang.

3. Menggunakan ‘Data Compression’ di Google Chrome

Google Chrome merupakan salah satu browser Android yang paling populer. Browser ini memiliki fitur built-in yang secara signifikan dapat menghemat penggunaan data di Android. Saya juga sudah menulis beberapa browser terbaik di Android yang dapat dicoba di artikel berikut.

Saat ‘data compression’ dinyalakan, semua lalu lintas internet kita akan dilewatkan melalui proxy yang dijalankan oleh Google. Data kita akan dikompres dan dioptimalkan sebelum dikirim ke ponsel kita. Hal ini tentu dapat mengurangi konsumsi penggunaan kuota kita dan juga mempercepat memuat suatu halaman situs web tanpa adanya perubahan konten yang signifikan.

Menggunakan 'Data Compression' di Google Chrome

Untuk menggunakan ‘data compression’, buka Chrome, lalu ketuk tombol Menu di sudut kanan atas, lalu Setelan dan scroll ke bawah sampai ada tulisan Penghemat Kuota Internet. Dari sana, kita dapat mengaktifkan fitur penghemat data ini melalui tombol ON/OFF di pojok kanan atas.

Kita juga dapat membuka menu tersebut di kemudian hari untuk mengetahui seberapa banyak data yang telah dihemat.

4. Update Aplikasi Hanya Melalui Wi-Fi

Salah satu tips efektif untuk hemat kuota di Android adalah dengan menonaktifkan pembaruan aplikasi otomatis di Play Store. Untuk melakukannya, kita perlu membuka Play Store: Menu > Setelan > Update aplikasi secara otomatis. Dalam menu ini, pastikan untuk memilih “Update aplikasi secara otomatis hanya melalui Wi-Fi.”

Update Aplikasi Hanya Melalui Wi-Fi

Atau, kita juga dapat memilih “Jangan update aplikasi secara otomatis.” Namun, penggunaan pilihan ini tidak disarankan karena kita akan kerepotan ketika akan memperbarui aplikasi.

Artikel terkait: Menghemat Penggunaan Data Menggunakan Aplikasi Datally dari Google

5. Kenali Aplikasi Yang Terinstall

Kita harus mengenali setiap aplikasi yang terpasang di ponsel kita: apa fungsinya, kapan diinstall, dsb. Suatu aplikasi dapat menggunakan kuota tanpa sepengetahuan kita. Contohnya adalah Google Photos. Aplikasi ini, jika tidak diatur manual, akan melakukan sinkronisasi foto yang ada di ponsel secara otomatis. Hal ini tentu akan mengonsumsi banyak sekali kuota kita.

Aplikasi media sosial pun demikian: contohnya Facebook dan Instagram. Kedua aplikasi ini mengonsumsi banyak sekali kuota. Untuk itu, cobalah untuk tidak memutar video atau gambar GIF melalui aplikasi tersebut. Atau, kita juga bisa menggunakan aplikasi alternatif, semacam Facebook Lite untuk menggantikan Facebook. Aplikasi ini diklaim ringan dan dapat menghemat penggunaan kuota di Android.

6. Mengoptimasi Pengaturan Sinkronisasi

Akun yang tersimpan di ponsel kita akan disinkronisasi secara otomatis pada pengaturan default. Cobalah untuk menon-aktifkan fitur sinkronisasi untuk akun pada aplikasi seperti Facebook dan Google+ yang menyinkronkan file besar seperti foto dan video; yang tentunya akan mengonsumsi banyak kuota.

Mengoptimasi Pengaturan Sinkronisasi

Google juga terus-menerus menyinkronkan data kita saat ada perubahan. Layanan sinkronisasi ini terkadang penting, namun sebagian besar layanan sinkronisasi dari Google ini juga tidak diperlukan. Layanan sinkronisasi yang berjalan di latar belakang akan mempengaruhi konsumsi kuota dan masa pakai baterai ponsel Android kita.

Untuk menon-aktifkan layanan sinkronisasi dari Google, kita perlu masuk ke menu Pengaturan: Cloud dan akun > Akun > Google. Dari sana, kita dapat memilih layanan sinkronisasi mana yang tidak diperlukan untuk di-non-aktifkan.

7. Membatasi Penggunaan Layanan Streaming

Musik dan video streaming merupakan hal yang paling banyak mengonsumsi kuota. Untuk itu, cobalah untuk menghindari hal ini saat kita sedang menggunakan data seluler. Kita dapat menyimpan atau mengunduh musik dan video yang di-streaming di penyimpanan lokal saat kita tersambung ke WiFi.

Membatasi Penggunaan Layanan Streaming

Atau, kita juga dapat menurunkan kualitas konten pada saat menggunakan data seluler; video beresolusi 360p sudah cukup memuaskan untuk ditonton di layar ponsel kita.

8. Melakukan Caching di Google Maps untuk Digunakan Offline

Google Maps juga merupakan salah satu aplikasi yang banyak mengonsumsi kuota kita. Untuk itu, kita perlu melakukan caching di Google Maps saat kita terhubung ke Wi-Fi untuk digunakan secara offline. Hal ini terbukti data menghemat penggunaan kuota data di Android, dan tentunya juga akan menghemat banyak waktu. Kita akan dapat melakukan navigasi meski dalam keadaan offline hanya dengan menggunakan fitur GPS yang ada di ponsel.

Melakukan Caching di Google Maps untuk Digunakan Offline

Untuk melakukan hal ini, kita perlu memubuka aplikasi Google Maps: Menu > Peta offline > Pilih peta Anda sendiri. Setelah selesai memilih area mana yang ingin kita simpan, kita tekan Download untuk menngunduh area tersebut agar bisa digunakan offline.

Berikut adalah tips hemat kuota lainnya di Android yang dapat pengguna coba:

  • Unduh file berukuran besar ketika kita sedang terhubung ke Wi-Fi;
  • Cobalah untuk tidak menghapus cache, kecuali kita ingin mengosongkan ruang penyimpanan kita;
  • Matikan data seluler ketika tidak digunakan (waktu tidur misalnya);
  • Matikan fitur notifikasi untuk aplikasi yang tidak perlu.

Catatan: langkah-langkah untuk mengakses menu dan fitur lainnya di atas adalah berdasarkan ponsel Samsung dengan OS Android Nougat (ROM TouchWiz). Akses untuk beberapa menu di atas untuk HP lain dengan OS dan ROM yang berbeda mungkin tidak akan sama. HP-HP tersebut memiliki menu dengan jalan akses dan nama yang berbeda, namun memiliki fungsi yang sama.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Honor Umumkan V30 dan V30 Pro dengan Cip Kirin 990 5G

Honor baru saja mengumumkan dua ponsel terbarunya, V30 dan V30 Pro. Kedua...

Cara Membuat ‘System Restore Point’ di Windows 10

System Restore Point, singkatnya, merupakan cadangan pengaturan sistem yang akan digunakan untuk memulihkan Windows ketika mengalami kerusakan. Pengaturan yang dicadangkan dapat berupa konfigurasi dan...

Kenapa Memilih Ubuntu sebagai OS Sehari-hari

Ubuntu, sebagai distro Linux, merupakan salah satu OS sumber terbuka, dan telah menjadi salah satu alternatif yang paling populer untuk OS berbayar, seperti Windows...

Twitter Rilis Fitur untuk Menyembunyikan Balasan Twit

Twitter resmi menghadirkan fitur untuk menyembunyikan balasan dari Twit yang dikirim pengguna. Sebelum dirilis secara global, fitur ini diuji coba terlebih dahulu, dan telah...