Twitter Tangguhkan 70 Juta Akun dalam Dua Bulan Terakhir

Kurang lebih 1 juta akun dalam sehari.

Pilihan

Minecraft Kian Populer, Penjualan Capai 200 Juta

Microsoft mengumumkan total penjualan Minecraft kini mencapai 200 juta, dengan 126 juta pemain aktif pada setiap bulannya. Ini merupakan...

Pengertian dan Contoh Perangkat Lunak ‘Open Source’

Istilah perangkat lunak Open Source, atau perangkat lunak sumber terbuka, sudah tidak asing lagi bagi konsumen dan pengguna teknologi....

Facebook Beli Platform GIF Populer GIPHY

Facebook resmi membeli GIPHY, sebuah platform pengunggahan dan pembagian GIF yang kian populer. Facebook berencana untuk mengintegrasikan pustaka GIF GIPHY...

Saingi Zoom, Messenger Rooms Kini Tersedia Secara Global

Facebook mengumumkan jika layanan panggilan video grupnya, Messenger Rooms, telah tersedia secara global untuk semua pengguna, baik pada ponsel maupun...

Twitter telah menangguhkan 70 akun penggunanya dalam dua bulan terakhir. Ini dilakukan untuk menghapus akun-akun palsu, dan mengurangi penyebaran informasi hoaks di media sosial tersebut. Dikutip dari The Washington Post, jumlah ini adalah dua kali lipat dari jumlah akun yang ditangguhkan oleh Twitter di bulan Oktober tahun lalu.

Penangguhan akun di Twitter semakin agresif dilakukan setelah media sosial tersebut menuai banyak kritik oleh penggunanya. Upaya Twitter dalam menangani kasus yang ditimbulkan oleh akun-akun yang melanggar kebijakannya, termasuk akun bot, spam, dan troll, dinilai kurang efektif. Tekanan untuk menindaklanjuti kasus-kasus tersebut juga meningkat setelah kampanye hitam Rusia terkuak beberapa bulan lalu.

IKLAN

Tujuan penangguhan yang dilakukan sekarang dikhususkan untuk mengendalikan peredaran informasi hoaks. Namun, ini juga diharapkan dapat menjadi batu loncatan untuk menindaklanjuti akun-akun lainnya yang juga melanggar kebijakan perusahaan.

Di bulan Februari lalu, Twitter menegaskan jika dalam waktu dekat akan langsung menghapus akun-akun bot tanpa harus membungkam atau memberi peringatan terlebih dahulu. Twitter juga mengatakan jika akan menghapus akun penyebar spam guna menciptakan interaksi yang natural antar pengguna.

Selain itu, melalui artikel blog yang diterbitkan bulan lalu, Twitter mengumumkan jika telah meningkatkan kebijakan keamanannya. Twitter mengatakan jika sistemnya telah mengidentifikasi dan memberi peringatan terhadap lebih dari 9,9 juta akun bot dan spam.

Menangguhkan 70 juta akun terdengar berat untuk dilakukan, terutama bagi Twitter yang saat ini sedang berupaya untuk meningkatkan basis penggunanya. Namun, VP Trust dan Safety dari Twitter mengatakan kepada The Washington Post jika ini tidak berdampak terhadap statistik pengguna aktif. Menurutnya, akun-akun yang ditangguhkan tersebut tidak mengirim twit secara reguler.

Diperbarui 23/11/2019: Penyesuaian gambar unggulan.

IKLAN

Tanpa-Spasi

Berlangganan surat kabar dari niwala mingguan Tanpa-Spasi. Dikirim langsung dari masa depan, Tanpa-Spasi menyampaikan wawasan dan kabar terbaru terkait perkembangan teknologi; langsung ke kotak masuk, bukan spam, tanpa iklan.

Niwala mingguan Tanpa-Spasi menerapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan yang berlaku di MSDPN. Pengguna dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Tinggalkan komentar

Tulis komentar kamu
Masukkan nama kamu di sini

Artikel terbaru

Microsoft Rilis Pratinjau Windows Package Manager

Microsoft merilis pratinjau untuk Windows Package Manager, sebuah pengelola paket aplikasi berbasis baris...

6 Aplikasi Password Manager Terbaik untuk Android

Aplikasi password manager, atau pengelola kata sandi, merupakan salah satu aplikasi yang memiliki peran penting untuk menunjang presensi daring pengguna. Pada artikel ini, saya sudah...

Sea of Thieves Mendarat di Steam 3 Juni

Microsoft dan Rare mengumumkan jika akan merilis permainan petualangan bajak laut Sea of Thieves di toko permainan Steam pada 3 Juni mendatang. Sea of Thieves...